Wednesday, May 28, 2014

Beli Apa Dari Jawa?

Ibu-ibu rumah tangga senang membelikan barang keperluan untuk anak-anaknya. Apa saja, yang penting berguna untuk anak-anak mereka. Tetapi tidak semua barang kebutuhan anak-anak ada tersedia di toko-toko di Jayapura. Silahkan manfaatkan waktu saudara sambil jalan-jalan sore melihat-lihat barang apa yang ada dan tidak ada di jual di Jayapura. Setelah saudara mengetahui, coba tuliskan menjadi daftar. Periksa kembali daftar itu apakah sudah cukup detail. Misalnya, merek, warna, ukuran, mode. Jika anda menggunakan smartphone, tentu barang pajangan bisa difoto. Itu penting untuk mencocokkan dengan barang belanjaan nanti.

Tentu saudara sudah memiliki perkiraan siapa saja yang akan membeli barang belanjaan nanti. Mereka bisa teman satu kantor, teman satu kompleks tempat tinggal atau tetangga, teman satu perkumpulan atau persekutuan, dan lain-lain. Itu unyuk memastikan barang saudara akan habis terjual. Bisa saja oranglain yang membeli barang saudara, tidak seperti dugaan semula, tidak mengapa toh.

Sekarang saudara tinggal menunggu kesempatan belanja di Jawa, di Surabaya atau di Jakarta. Niatkan lah untuk melakukan perjalanan dengan maksud baik, antara lain untuk berbelanja. Tujuan utama ke Jawa bisa macam-macam: kunjungan keluarga, dinas, berobat, dan lain-lain. Nanti, cadangkan satu dua hari untuk berbelanja. Jangan lupa membawa serta daftar belanja. Berdoa kepada Tuhan, sampaikan kepadaNya niat saudara untuk melakukan perjalanan ke Jawa. Semoga Tuhan mengabulkan doa-doa saudara. Nothing is impossible with God. God bless you.

Sunday, May 25, 2014

Beli Disana Jual Disini, Apa Saja Untung

Masyarakat modern membutuhkan lebih banyak ragam kebutuhan untuk kehidupan, jika dibandingkan masyarakat tradisional. Jelas saja, masyarakat tradisional belum membutuhkan pesawat terbang, minyak wangi, AC, baju - celana - sepatu bermerek, juga komputer, dan lain-lain.
Terimakasih untuk teknologi yang sudah berkembang maju sekarang, sehingga walaupun kita hidup di zaman modern, sebagai bagian dari masyarakat modern, kita dapat mengetahui harga barang dan tahu di mana dapat membelinya dengan cepat. Uangnya dari mana? Gampang, pakai saja kartu kredit. Tagihan dibayar setelah barang ada di tangan. Dengan catatan, barang itu laku dijual kembali, sehingga uang yang diterima dapat untuk membayar tagihan kartu kredit. Untungnya masuk kantong Saudara.

Nah, dimana dapat mengetahui harga barang dengan cepat? klik saja: http://www.daftar-harga.net/ . Setelah tahu harga di daftar itu, cobalah cari tahu harga jual di pasar terdekat kepada penjual biasa. Jika harga jual di pasar ternyata 2 kali lipat dari harga yang di daftar harga, kemungkinan untuk mendapatkan untung cukup besar. Perlu dihitung ongkos kirim, biaya komunikasi, dan lainnnya. Selamat mencoba, semoga beruntung.

Saturday, May 24, 2014

Kualitas Tinggi, Harga Rendah: Perburuan Konsumen Atas Barang ‘Bagus Harga Murah'

Jika Saudara selalu mendapatkan sesuatu yang sesuai dengan yang Saudara bayar, maka ada ungkapan untuk itu: ‘barang bagus harga murah". Tapi semakin banyak saja, konsumen belajar bahwa murah tidak harus sama dengan kualitas yang buruk.

Katakanlah misalnya-untuk alkohol- adalah Wodka, sejenis vodka kualitas tertinggi dari Polandia berharga $ 10 atau $ 12 per botol. Jika Anda seorang pembeli alkohol standar "premium" vodka Grey Goose, misalnya, Anda tahu bahwa vodka merek Polandia ini biaya kurang dari setengah harga minuman keras tertentu.

Business Week adalah koran yang terakhir melihat ke dalam pasar vodka baik yang premium, atau "super-premium," yang menampilkan Wodka, Sobieski, Svedka, dan puluhan vodka lain yang dijual di bawah $ 20 per botol. James Dale, salah seorang pemilik Wodka, menjelaskan kepada BW salah satu alasan mengapa penyelundupan alkohol begitu marak:
"Kami melihat perubahan psikologi di AS. Ada satu generasi yang sekarang menolak untuk menghabiskan lebih banyak uang daripada seharusnya."

Selama krisis ekonomi, banyak pembeli barang kelontong mulai membeli barang bermerek yang lebih murah produk dalam negeri untuk menekan 30%  tagihan makanan mereka. Apa yang mereka temukan adalah bahwa sering rasa produk generik yang lebih murah , jika tidak "premium," setidaknya sama baiknya dengan barang sudah diakui bermerek besar.

Tentu saja, pemasar dapat menempelkan label "premium" atau "ultra-premium" pada apa pun-dan itu tidak harus berarti apa-apa. Secara umum, kalimat yang digunakan cukup banyak untuk membenarkan markup yang lebih tinggi. Apa yang kita lihat di pasar vodka adalah bahwa harga tinggi tidak selalu berarti kualitas tinggi, dan harga rendah tidak selalu berarti kualitas rendah. Tes yang dikutip dalam BusinessWeek membuktikan hal itu:

Dalam pencicipan buta oleh Chicago Beverages Testing Institute (BTI), Sobieski mencetak 95 dari 100. Svedka (91) dan WODKA (90) mengalahkan Double Cross Vodka (87, $ 49,99) dan Shanghai White (83, $ 65).